PENGUMUMAN

Materi Peluncuran Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Bidang Energi pada Sub Bidang Ketenagalistrikan dapat diunduh di sini: disini.

02 Agustus 2018

Pastikan Kondisi Listrik Pulih, Inspektur Ketenagalistrikan Terjun ke Lokasi Gempa NTB

Tim inspektur ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mulai Rabu (1/8) hingga Jumat (3/8) melakukan inspeksi pemantauan kondisi kelistrikan sistem Lombok, Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca gempa bumi yang terjadi Minggu (29/7). Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Munir Ahmad menugaskan tiga orang inspektur ketenagalistrikan untuk memantau dampak gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter terhadap sistem kelistrikan setempat.

Laporan inspeksi per tanggal 1 Agustus menyebutkan bahwa Pusat gempa berada di 28 Km Lombok Timur dengan daerah terkena dampak antara lain Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia di Lombok Timur, dan Kecamatan Bayan di Lombok Utara). Kondisi kelistrikan sistem Lombok Pra Gempa (Pukul 06.30 WITA) dilaporkan bahwa Daya Mampu Pembangkit (DMP) sebesar 173,28 MW dan Beban sistem sebesar 144,12 MW. Kondisi kelistrikan sistem Lombok Pasca Gempa (Pukul 07.00 WITA) dilaporkan Daya Mampu Pembangkit sebesar 173,28 MW dan Beban sistem sebesar 134,45 MW (beban sistem berkurang sebesar 9,67 MW).

Koordinator Inspektur Ketenagalistrikan Yunan Nasikhin mengungkapkan bahwa tidak ada gangguan pada pembangkit listrik. Untuk jaringan distribusi terdapat gangguan satu penyulang (feeder/penyulang Belanting) yang padam. "Sedangkan gangguan pada konsumen terdapat kerusakan sambungan rumah dan kWh meter pada 132 pelanggan PLN," ungkap Yunan.

PLN telah melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan pasca gempa, diantaranya pengecekan aset distribusi seperti jaringan tengangan menengah, gardu distribusi, jaringan tengangan rendah, sambungan rumah, dan Alat Pengukur dan Pembatas (APP) atau yang biasa disebut kWh meter. PLN juga melakukan perbaikan dan penggantian aset distribusi yang terkena dampak akibat gempa, seperti dudukan Cut Out (CO) yang pecah, isolator tumpu pecah, serta konduktor yang lepas.

"Tujuan inspeksi hari pertama ini adalah memastikan PLN mengamankan sambungan rumah dankWh meter pada pelanggan PLN yang terkena dampak," ujar Yunan. Ia menambahkan bahwa tim inspektur telah memastikan bahwa PLN telah memulihkan feeder/penyulang dan gardu distribusi yang terdampak gempa. Tim Inspeksi akan terus melakukan pemantauan dan melaporkan secara periodik kondisi kelistrikan pasca gempa kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan. (PSJ)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan