PENGUMUMAN

Coffee Morning                                             Terima kasih atas kehadiran dalam acara Coffee Morning pada hari Senin 10 April 2017, adapun bahan yang ditamplkan dapat diakses disini.

RUPTL 2017-2026                                   Keputusan Menteri ESDM tentang Pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Tahun 2017-2026, dapat diakses disini.

BPP Pembangkitan 2016                           Keputusan Menteri ESDM tentang Besaran BPP Pembangkitan PT.PLN (Persero) Tahun 2016, dapat diakses disini.

18 Mei 2016

Dirjen Ketenagaistrikan Pimpin The 1st JTC in Indonesia – Malaysia Bilaterally Interconnection Projects

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jarman memimpin delegasi Indonesia pada pertemuan the 1st Joint Technical Committee (JTC) on Bilateral Interconnection Projects antara Indonesia – Malaysia yang berlangsung Rabu (18/5) di Kantor PT. PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan Ditjen Ketenagalistrikan, PT. PLN (Persero), PT. Bukit Asam (PTBA), dan Dinas ESDM Provinsi Riau. Sebagai conterpart, delegasi Malaysia dipimpin oleh Datuk Ahmad Fauzi bin Hasan, CEO Suruhan Jaya (Energy Commission) dan didampingi oleh pejabat dari Kementerian TTHA, TNB, SEB dan SESB.

Pertemuan ini merupakan pertemuan perdana setelah inisiatif pembentukan Joint Technical Committee yang digagas bersama oleh Menteri ESDM Sudirman Said dan Menteri KeTTHA Malaysia sejak Bulan Juni 2015, serta telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan Pernyataan Bersama (Joint Statement) antar kedua Menteri pada tanggal 12 Februari 2016 dalam Bali Clean Energy Forum di Nusa Dua, Bali.

Proyek interkoneksi antara Sumatera – Peninsular Malaysia sebagai bagian dari ASEAN Power Grid (APG) disingkat sebagai PERTALIAN (Pertautan-Tambang-Listrik-Interkoneksi-Antar-Bangsa). Penamaan ini sebagai gambaran bahwa secara denotatif proyek ini merupakan jalinan kerjasama bilateral antar kedua negara, secara konotatif berkaitan dengan saluran transmisi, dan juga mendeskripsikan tentang proyek interkoneksi tersebut tidak semata terkait saluran transmisi interkoneksi HVDC (High Voltage Direct Current), namun juga melibatkan pertambangan, lebih tepatnya investasi pembangunan PLTU Mulut Tambang.

Untuk itu PT. PLN, PTBA dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia tengah memperbaharui Joint Development Agreement (JDA) yang telah habis masa berlakunya pada bulan Oktober 2014. JDA tersebut sebagai dasar kerjasama ketiga pihak untuk pembentukan Joint Venture Company (JVC) dan Special Purpose Company (SPC) dalam mengimplementasikan kerjasama yang disepakati. Pembahasan final review proyek termasuk JDA rencana akan dibahas bersamaan dengan Pertemuan the 34th ASEAN Senior Official on Energy Meeting (SOME) yang akan berlangsung pada bulan Juli 2016 di Nay Pyi Taw, Myanmar. Pembaharuan JDA rencana akan ditandatangani pada Pertemuan the 34th ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) yang akan berlangsung pada bulan September 2016 juga di Nay Pyi Taw, Myanmar.

Kegiatan bersama yang telah dilakukan diantaranya pelaksanaan Studi Kelayakan tahap I terkait High Voltage Direct Current (HVDC) dan hasilnya dipandang layak secara ekonomi bisnis dan teknis. Joint Development Agreement (JDA) antara PLN, PTBA dan TNB sedang tahap kajian mendalam untuk perbaharuan. Studi Kelayakan yang dilaksanakan oleh PT. BA juga telah usai. Pihak Malaysia mengharapkan percepatan proyek interkoneksi ini dapat terealisasi pada tahun 2021. Ketua delegasi kedua negara memahami sejumlah pertimbangan legal dan bisnis yang harus dipenuhi oleh kedua pihak dan sepakat untuk membahas lebih lanjut secara domestik, dan selanjutnya akan bertemu kembali sekitar bulan Juli 2016 atau setelahnya di Malaysia. (RBS)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan